Rabu, 27 Mei 2009

Email dari Pastor Stasi kita

Para Saudara dan Saudari yang terkasih, pemberkatan gereja stasi St. Laurensius melalui tangan Bapak Uskup Agung kita, sudah terselenggara. Rasa syukur pantas kita lambungkan kepada Allah yang telah menganugerahkan peristiwa penuh rahmat kepada seluruh umat stasi St. Laurensius. Terima kasih kepada PPG, Dewan Stasi, Para Pengurus Lingkungan dan Wilayah, Kelompok Kategorial, Panitia Pemberkatan Gereja, dan para Donatur yang telah bekerjasama, bahu membahu untuk terselenggaranya upacara penuh syukur ini. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh umat Stasi St. Laurensius yang setia, sabar, tekun, dan penuh tanggung jawab secara aktif turut serta dalam proses pembangunan dan upacara pemberkatan gedung gereja ini. Dengan caranya masing-masing, Anda semua telah ikut berperanserta mewujudkan gereja stasi kita tercinta ini. Dalam upacara pemberkatan saya mendengar keluhan-keluhan dari umat, tentang tempat duduk dan konsumsi. Dalam hal ini kita memposisikan diri sebagai tuan rumah.Tuan rumah yang baik tentu kita mendahulukan para tamu undangan kita. "Kok umat stasi sendiri malah dapat tempat duduk di luar atau di aula, sementara bangku gereja penuh dengan undangan" demikian kira-kira yang kita dengar. Yang jelas umat stasi St. Laurensius-lah yang akhirnya menggunakan gereja ini. Pepatah mengatakan "Tak ada gading yang tak retak". Dalam peristiwa hidup pasti ada kelebihan ada juga kekurangan. Demikian juga dengan bangunan gereja kita. Ada beberapa umat yang berkeluh kesah tentang bentuk ideal dan sarana publik yang ada. "Maunya ada wc di atas, maunya ada ini dan itu...." Berbagai macam harapan tersebut, saya anggap sebagai suatu bentuk kepedulian yang positif dari umat. Untuk saat ini, saya mohon kepada seluruh perangkat dan umat yang ada di stasi St. Laurensius: *"Inilah Gereja Anda semua. Milik kita bersama. Terimalah dengan penuh syukur, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada di dalamnya"*. Ada sementara ini, beberapa paroki di KAJ, sampai saat ini masih kesulitan untuk membangun gereja. Sebut saja paroki St. Agustinus di Perum Karawaci sebagai cikal bakal Paroki St. Monika, St. Odilia, St. Helena, dan stasi St. Laurensius. Mereka belum punya gedung gereja karena perijinannya dihambat terus. Bahkan stasi St. Ambrosius sendiri yang akan membangun gerejanya di perumahan Villa Melati Mas, sampai saat ini masih terkendala oleh penolakan penduduk setempat. Paroki tetangga kita, St. Bernadet, Ciledug, masih berpindah-pindah tempat untuk misa mingguan dan harus sewa tempat/gedung. Ketua Lingkungan St. Mikael, Bapak Justinus Juwono dalam milis dewan pleno menyampaikan pesan berikut:/ "Mudah-mudahan kita semua dapat menjaga gedung gereja kita dengan ikut berpartisipasi menjaga kebersihan ruangan-ruangan yang ada dan terutama bila kita menggunakan toilet, karena kita biasanya bisa membangun akan tetapi tidak dapat memeliharanya/ /Kebersihan lingkungan gereja adalah tanggung jawab kita bersama dan tidak bisa semata-mata menjadi tanggung jawab Dewan Stasi, untuk itu marilah kita sosialisasikan masalah kebersihan ini kepada umat di Lingkungan kita masing-masing. .."/ Saya kira pendapat ini benar adanya. Marilah kita bertanggung jawab atas milik kita bersama ini. Masih ada pekerjaan lain yang kita hadapi yaitu gedung karya pastoral dan pastoran. Semoga ini juga tetap menjadi perhatian kita bersama. Tentu sebagai gembala umat saya, bersama para pengurus di stasi Laurensius, tidak akan melupakan proses pembangunan jemaat di stasi ini. Ada visi-misi yang besar dan penting untuk kita wujudkan bersama, seperti yang tertuang dalam visi - misi KAJ; membangun dan mengembangkan Gereja Katolik di Keuskupan Agung Jakarta menjadi umat yang semakin setia sebagai murid-murid Yesus dalam menanggapi Kabar Gembira keselamatan- Nya dan semakin setia sebagai saksi dan utusan-Nya di mana pun kita hidup dan bekerja. Memberdayakan lingkungan teritorial paroki dan kelompok kategorial agar menjadi umat basis yang semakin berkualitas dalam hal: *Iman *yang berpusat dalam perayaan Ekaristi, diperdalam dengan pendalaman sabda Tuhan dan ajaran Gereja, dihayati dalam penerimaan sakramen-sakramen. *Persaudaraan* : makin dibangun ke dalam (antar sesama orang beriman) dan makin inklusif (dengan tetangga se-RT/RW) dengan kesadaran bahwa kita adalah saudara sesama ciptaan Tuhan dan sesama sebangsa-setanah air. *Pelayanan*: dengan tulus peduli pada mereka yang miskin dan terpinggirkan di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi sehingga kehadiran Gereja Katolik memberi makna bagi sesama, terutama yang menderita. Dengan strategi Pastoral Gembala yang Baik. Maaf, tulisan ini mungkin terlalu panjang untuk menyita waktu Anda semua. Mari kita bergandeng tangan mengembangkan karya Allah dalam kehidupan kita. Selamat berkarya. Tuhan memberkati Anda semua. salam nono

Sabtu, 23 Mei 2009

Paus dan Facebook

Dear all, berikut saya "copy paste" informasi dari Detik.com pagi ini:







- Post From My iPhone

Rabu, 20 Mei 2009

Usulan Kegiatan Bersama (1)

Gua Maria Ratu Damai,Serpong

Di pinggiran kota metropolitan Jakarta, di suatu tempat yang agak tersembunyi, dalam arti jauh dari hiruk pikuknya suara kendaraan dan keramaian, terdapat lokasi yang berterasering (berundak-undak).

images1Dimana terdengar suara gemericik air dari aliran sungai dilingkungi dengan tatanan asri taman berisi berbagai tumbuhan tempat kita bisa menikmati suasana doa yang khusuk dan hening, ya, kita bisa ber Ibadat Jalan Salib dan berdoa di Gua Maria Ratu Damai yang tanggal 16 September 2006 diberkati oleh Pastor Julianus Puryanto, SCJ. Area ini termasuk dalam wilayah Paroki St. Barnabas Rasul - Pamulang, Dekenat Tangerang, Keuskupan Agung Jakarta. Patung Bunda Maria dipahat dari batu alam oleh seniman dari Muntilan Jawa Tengah.

Gua Maria Ratu Damai berada dalam kawasan yang dikelola oleh Yayasan Bina Bhakti dengan alamat: Kp. Curug Rt 02/Rw 01, Desa Babakan, Serpong - Tangerang 15315, telpon 021-7566439. Bunda Maria juga mendampingi dan hadir ditengah-tengah para orang tua yang tinggal di Panti Werdha Bina Bhakti. Panti Werdha ini diselenggarakan mulai September 1986 yang dipimpin oleh Sr.Rina Ruigok, BKK dibantu oleh Sr.Regina, BKK (BKK = Biarawati Karya Kesehatan) dengan kapasitas 60 orang, tetapi dalam kenyataannya selalu dihuni 65-70 orang. Saat ini dikelola oleh suatu team pengelola yang terdiri dari beberapa orang, diantaranya Ibu Agnes Agustini yang menemani kami berkeliling kawasan ini dan menjelaskan berbagai hal pada tanggal 10 Februari 2009.

Lokasi ini relatif mudah dicapai dari berbagai arah yaitu, jalan raya Parung Bogor atau Jalan Tol Jakarta Merak (keluar di BSD ~ Bumi Serpong Damai) atau jalan tol JORR - Serpong (keluar BSD). Kita menuju Taman Tekno Serpong, Kampus ITI dan Perumahan Puri Serpong II. Jalan masuknya dekat papan nama perumahan Bukit Dago yang diportal, sehingga bila akan datang menggunakan bis besar sebaiknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan team pengelola.

Selain itu, di kawasan Bina Bhakti ini terdapat juga Kapel yang dilengkapi perhentian Ibadat Jalan Salib dan Gua Maria. Untuk rombongan peziarah yang ingin merayakan ekaristi, sebaiknya 1 bulan sebelumnya memberitahukan kepada team pengelola sehingga bisa dicarikan pastor untuk memimpin Misa.

Per Mariam Ad Yesum

(dikutib dari www.guamaria.com)

Selasa, 19 Mei 2009

Info Link Kitab Suci Katolik

Bagi yang membutuhkan Kitab Suci Katolik (73 kitab) On-line, dapat mengakses di http://www.imankatolik.or.id/alkitab.php


tersedia juga
* Katekismus Gereja Katolik bisa dilihat di link http://www.imankatolik.or.id/alkitab.php

* Dokumen Gereja (saat ini baru KV 2) bisa dilihat di link http://www.imankatolik.or.id/kvii.php

* Kitab Hukum Kanonik bisa dilihat di link http://www.imankatolik.or.id/khk.php

semua dilengkapi juga dengan fasilitas pencarian kata.

Sabtu, 16 Mei 2009

There is Probably NO GOD

(Seijin Mang Ucup di milis Api Katolik, berikut saya bagikan tulisan beliau untuk renungan kita bersama)

Dalam perjalanan pulang dari Airport Amsterdam saya melihat papan reklame raksasa yang berukuran 12 x 9 m dengan tulisan "There is probably NO God/ Now stop worrying and ENJOY your life!" = Kemungkinan Tuhan itu tidak ada, berhentilah khawatir dan nikmatilah hidup - itulah kira-kira arti dari slogan yang tertulis dalam bahasa Belanda.

Kampanye Reklame Anti Tuhan ini bukan sesuatu hal yang baru, karena sejak awal tahun ini; teks yang sama sudah terpajang di ratusan bis kota yang bersimpang-siur di kota London, bahkan tidak lama lagi juga di Spanyol, Australia maupun Amerika. Sang iniator Prof.Richard Dawkins, pengarang buku "The God Delusion" yang juga terkenal sebagai penganut teori evolusinya Darwin, pada awalnya berhasrat untuk memasang slogan dengan kata "Almost Certain", tetapi karena kata-kata ini kepanjangan jadi dirubah dengan kata "probably".

Mereka pun tidak berani menggunakanan kata "Allah", karena khawatir bus-bus di London akan dibakar dan supir-supir bisnya digebukin babak belur oleh umat.

Kampanye Anti Tuhan ini akan ditingkatkan, bukan hanya dalam bentuk iklan di papan reklame atau di bis kota saja, melainkan juga dalam bentuk brosur yang akan dibagikan dan dikirimkan ke delapan juta penduduk Belanda. Untuk ini telah disediakan dana lebih dari 3,5 milyar Rp.

Pihak gereja maupun umat lainnya di Eropa tidak menentang kampanye Anti Tuhan ini, sebab mereka berpendapat; siapa tahu melalui kampanye ini manusia akan tergugah hatinya, sehingga mau mikir dan juga merenungkannya sejenak mengenai keberadaan-Nya Tuhan.

Apa yang digembar-gemborkan oleh kaum atheist sekarang ini bukanlah sesuatu hal yang baru, sebab orang jaman baheula pun sudah berusaha untuk menyangkal akan keberadaan-Nya Tuhan. Mzm 14:1 Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik.

Lucu tapi nyata, apabila kita menggunakan kata "mungkin - probably" berarti ada kemungkinan lainnya juga, ialah bahwa Tuhan itu sebenarnya ADA. Mereka menulis dengan kata "probably", bahkan kata "almost certain" sekalipun, karena sebenarnya mereka sendiri tidak yakin sepenuhnya, bahwa Tuhan itu TIDAK ada. Sedangkan kita sebagai umatnya yakin haqul yakin 100% bahwa Tuhan itu benar-benar ADA.

Jadi bukan suatu hal yang perlu di diskusikan maupun diperdebatkan lagi. Kalau kita melihat balik dari sejarah kehidupan umat manusia, pada saat dimana kita menghilangkan Tuhan dalam kehidupan ini, hal yang busuk dan jijik pasti akan terjadi. Lihat saja jutaan orang telah dibunuh pada masa pemerintahan Pol Pot di Kamboja ataupun pada saat era Stalin di Rusia. Wong pinter seperti Friedrich Nietzsche telah berusaha untuk menyangkal akan keberadaan-Nya Tuhan dan menganggap bahwa Tuhan itu telah mati. Akhirnya ia sendiri menjadi gila dan mati dirumah sakit jiwa.

Sedangkan bagi mang Ucup sendiri, karena Tuhan itu ada, maka saya bisa hidup tanpa ada rasa khawatir dan juga bisa menikmati hidup ini. Hal ini sudah terbuktikan secara ilmiah, bahwa mereka yang menganut agama atau orang yang percaya akan keberadaan-Nya Tuhan akan lebih tahan banting terhadap segala macam stress. Because there is definitely God, you should not worry and enjoy your life!

Ya TUHAN, aku mau bersyukur kepada-Mu, dengan segenap hatiku. Di hadapan segala dewata kunyanyikan pujian bagi-Mu.- Mazmur 138

Mang Ucup mang.ucupgmail.com

Jumat, 15 Mei 2009

Peresmian Gedung Gereja St. Laurensius - Alam Sutera

Sehubungan dengan rencana peresmian bangunan Gereja Stasi Sto. Laurensius - Alam Sutera oleh Bapa Uskup Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja, S.J. pada tanggal 21 Mei 2009, maka sesuai dengan arahan Dewan Stasi dalam rapat pleno tanggal 10 Mei lalu, Pengurus Lingkungan akan mengadakan rangkaian Doa Triduum pada tanggal 18,19 dan 20 Mei 2009 dengan jadwal tempat kegiatan sebagai berikut:

1. Hari/Tgl/Waktu : Senin, 18 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 7 No. 6 ~ Rmh Bpk. Gunawan HP

2. Hari/Tgl/Waktu : Selasa, 19 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 39 ~ Rmh Bpk. Aries Ferdinands

3. Hari/Tgl/Waktu : Rabu, 20 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 26 ~ Rmh Bpk. Iman Sukmana

Mohon partisipasi umat atas kegiatan ini, dan marilah kita bersama-sama mendoakan kegiatan Peresmian Gereja ini, agar seluruh acara dapat terselenggara dengan baik.



Rabu, 13 Mei 2009

Cuplikan Majalah HIDUP edisi 20/Minggu 17, Mei 2009

Ada info cuplikan artikel Majalah Hidup nih, dari rekan Nendro Saputro dari Milis ApiK (apikatolik@yahoogroups.com).


Judul artikelnya "Mgr I. Suharyo: Ziarah Bukan Cari Pesugihan" diambil dari judul Majalah HIDUP edisi 20/Minggu 17 Mei 2009. Judul ini merupakan gambaran dari Sajian Utama yang diangkat oleh HIDUP tentang kondisi ziarah di Tanah Air.

RIngkasanya sebagai berikut:

F.X. Tri Suranto menceritakan, doa-doanya di Gua Maria Kerep Ambarawa terkabul. Studi anaknya berhasil dan langsung dapat pekerjaan, usaha kateringnya pun lancar. Cicilia Sri Lestari menceritakan, baru lima hari berdoa Koronka di Gua Kerep, ia mulai memperoleh titik terang untuk mengatasi belitan utang. Angka pengunjung Gua Maria Kerep berkisar 5.000 sampai 7.000 pengunjung, pada bulan-bulan biasa. Pada bulan Mei mencapai dua kali lipat. Dosen Mariologi STF Driyarkara Jakarta B.A. Rukiyanto SJ mengatakan, "Di Indonesia gua Maria menjamur di mana-mana. Pada bulan Mei dan Oktober, tempat ziarah Maria dipenuhi umat. Ini sangat menggembirakan. Namun, kita perlu melihat adanya kecenderungan bisnis di sekitar ziarah Maria.
" Apa pendapat Mgr I. Suharyo soal ini, juga soal mencari "pesugihan" ke tempat ziarah?

Demikian ringkasan Sajian Utamanya.

Detailnya, jangan lupa..... beli Majalah HIDUP nya yach....

Warta Feb - Mar 2009



Selasa, 12 Mei 2009

Warta Mei 2009

1. Bulan Maria

Memasuki bulan Mei 2009 yang merupakan Bulan Maria, Pengurus Lingkungan MDL mengundang Bapak, Ibu dan anak-anak untuk menghadiri Doa Novena Rosario yang akan dilaksanakan 9 hari berturut-turut dengan jadwal sbb :

1. Hari/Tgl/Waktu : Senin, 4 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 32 ~ Rmh Bpk. Thomas

2. Hari/Tgl/Waktu : Selasa, 5 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 30 ~ Rmh Bpk. Timotius

3. Hari/Tgl/Waktu : Rabu, 6 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 2 No.28 ~ Rmh Bpk. Honady

4. Hari/Tgl/Waktu : Kamis, 7 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 39 ~ Rmh Bpk. Aries Ferdinands

5. Hari/Tgl/Waktu : Jumat, 8 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 2 No. 26 ~ Rmh Bpk. Jayandi Surya

6. Hari/Tgl/Waktu : Sabtu, 9 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 1 No. 38 ~ Rmh Bpk. Marshell

7. Hari/Tgl/Waktu : Minggu, 10 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 7 No. 12 ~ Rmh Bpk. Silvanus

8. Hari/Tgl/Waktu : Senin, 11 Mei 2009. Pukul 20.00 di Intan 5 No.16 ~ Rmh Bpk. Jonathan/Ibu Hany

9. Hari/Tgl/Waktu : Selasa, 12 Mei 2009. Pukul 20.00 di Rawa Kutuk ~ Rmh Bpk. Herianto

Dimohon partisipasi dan kehadiran seluruh umat untuk mengikuti kegiatan doa ini.

2. Tugas Tata Laksana

Lingkungan MDL mendapat tugas tata laksana di gereja St. Laurensius pada hari Sabtu, 23 Mei 2009. Dimohon bantuan Bapak/Ibu/Remaja untuk membantu tugas tata laksana.

3. Rencana Juni

Pengurus Lingkungan MDL merencanakan bulan Juni akan mengadakan kegiatan : Ziarek atau jalan-jalan ke puncak atau kunjungan ke panti asuhan. Bagi umat yang ingin memberikan saran dapat langsung menghubung Bpk. Gunawan (email :gunawanhp@suteraintan.com~ HP: 0811987050)


Tuhan Beserta Kita dan Salam,