Sabtu, 16 Mei 2009

There is Probably NO GOD

(Seijin Mang Ucup di milis Api Katolik, berikut saya bagikan tulisan beliau untuk renungan kita bersama)

Dalam perjalanan pulang dari Airport Amsterdam saya melihat papan reklame raksasa yang berukuran 12 x 9 m dengan tulisan "There is probably NO God/ Now stop worrying and ENJOY your life!" = Kemungkinan Tuhan itu tidak ada, berhentilah khawatir dan nikmatilah hidup - itulah kira-kira arti dari slogan yang tertulis dalam bahasa Belanda.

Kampanye Reklame Anti Tuhan ini bukan sesuatu hal yang baru, karena sejak awal tahun ini; teks yang sama sudah terpajang di ratusan bis kota yang bersimpang-siur di kota London, bahkan tidak lama lagi juga di Spanyol, Australia maupun Amerika. Sang iniator Prof.Richard Dawkins, pengarang buku "The God Delusion" yang juga terkenal sebagai penganut teori evolusinya Darwin, pada awalnya berhasrat untuk memasang slogan dengan kata "Almost Certain", tetapi karena kata-kata ini kepanjangan jadi dirubah dengan kata "probably".

Mereka pun tidak berani menggunakanan kata "Allah", karena khawatir bus-bus di London akan dibakar dan supir-supir bisnya digebukin babak belur oleh umat.

Kampanye Anti Tuhan ini akan ditingkatkan, bukan hanya dalam bentuk iklan di papan reklame atau di bis kota saja, melainkan juga dalam bentuk brosur yang akan dibagikan dan dikirimkan ke delapan juta penduduk Belanda. Untuk ini telah disediakan dana lebih dari 3,5 milyar Rp.

Pihak gereja maupun umat lainnya di Eropa tidak menentang kampanye Anti Tuhan ini, sebab mereka berpendapat; siapa tahu melalui kampanye ini manusia akan tergugah hatinya, sehingga mau mikir dan juga merenungkannya sejenak mengenai keberadaan-Nya Tuhan.

Apa yang digembar-gemborkan oleh kaum atheist sekarang ini bukanlah sesuatu hal yang baru, sebab orang jaman baheula pun sudah berusaha untuk menyangkal akan keberadaan-Nya Tuhan. Mzm 14:1 Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik.

Lucu tapi nyata, apabila kita menggunakan kata "mungkin - probably" berarti ada kemungkinan lainnya juga, ialah bahwa Tuhan itu sebenarnya ADA. Mereka menulis dengan kata "probably", bahkan kata "almost certain" sekalipun, karena sebenarnya mereka sendiri tidak yakin sepenuhnya, bahwa Tuhan itu TIDAK ada. Sedangkan kita sebagai umatnya yakin haqul yakin 100% bahwa Tuhan itu benar-benar ADA.

Jadi bukan suatu hal yang perlu di diskusikan maupun diperdebatkan lagi. Kalau kita melihat balik dari sejarah kehidupan umat manusia, pada saat dimana kita menghilangkan Tuhan dalam kehidupan ini, hal yang busuk dan jijik pasti akan terjadi. Lihat saja jutaan orang telah dibunuh pada masa pemerintahan Pol Pot di Kamboja ataupun pada saat era Stalin di Rusia. Wong pinter seperti Friedrich Nietzsche telah berusaha untuk menyangkal akan keberadaan-Nya Tuhan dan menganggap bahwa Tuhan itu telah mati. Akhirnya ia sendiri menjadi gila dan mati dirumah sakit jiwa.

Sedangkan bagi mang Ucup sendiri, karena Tuhan itu ada, maka saya bisa hidup tanpa ada rasa khawatir dan juga bisa menikmati hidup ini. Hal ini sudah terbuktikan secara ilmiah, bahwa mereka yang menganut agama atau orang yang percaya akan keberadaan-Nya Tuhan akan lebih tahan banting terhadap segala macam stress. Because there is definitely God, you should not worry and enjoy your life!

Ya TUHAN, aku mau bersyukur kepada-Mu, dengan segenap hatiku. Di hadapan segala dewata kunyanyikan pujian bagi-Mu.- Mazmur 138

Mang Ucup mang.ucupgmail.com

0 comments: