
Puji Syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, bahwa perjalanan ziarek lingkungan St. Maria de Lourdes pada tanggal 31 Oktober lalu telah dapat berjalan dengan baik.
Sebagaimana telah disampaikan dalam tulisan sebelumnya, Pada tanggal 31 Oktober 2009 lalu, Lingkungan St. Maria de Lourdes telah mengadakan kegiatan Ziarek ke Gua Maria Tebar Kamulyan, Subang lalu ke Gereja Karmel di Lembang dan berekreasi sejenak di kota Bandung.
Jumlah peserta Ziarek kali ini tercatat sebanyak 39 orang, namun yang ikut naik ke Bus pada hari H hanya 34 orang, karena 2 peserta lainnya mendapatkan halangan untuk berangkat ziarek dan 3 peserta lainnya sakit. Namun demikian, suasana sukacita dan penuh canda tawa tetap mewarnai perjalanan para peserta Ziarek yang kali ini dipandu oleh ibu Maria selaku pimpinan dari Maria Tour, suatu perusahaan penyedia jasa Tour Rohani yang kali ini diberikan kepercayaan oleh Lingkungan kami untuk mengurus segala sesuatu dari awal hingga akhir Ziarek.
Setelah diawali dengan Doa, rombongan Bus mulai berjalan menuju lokasi Ziarek tepat pada pukul 06:10 WIB, dan saat bus mulai melaju, kami di dalam bus melanjutkan doa kami dengan berdoa Rosario.
Selesai Doa Rosario, makan pagi berupa nasi uduk dengan ayam mulai dibagikan kepada para peserta Ziarek, dan perjalanan dilanjutkan dengan bersama-sama menyanyi dan memuji Tuhan hingga kami tiba di etape pertama, yaitu tempat istirahat di Km.57 untuk beristirahat sebentar sebelum perjalanan dilanjutkan kembali langsung menuju Subang.
Bus tiba di Subang tepat pukul 9:10, dan Bus kami adalah Bus ke 5 yang parkir dalam pelataran parkir Gereja Kristus Sang Penabur, Subang (total hari itu ada ± 10 Bus Peziarah). Setelah para peserta melepaskan penat sejenak, tepat pukul 9:20, Rombongan Ziarek mulai bersama-sama berdoa Jalan Salib mengitari kompleks gereja GM. Tebar Kamulyan. Jalan salib ini berjalan dengan hidmat, diikuti oleh seluruh peserta, baik tua maupun muda yang secara khusuk turut
ambil bagian dalam setiap bacaan doa dan nyanyian yang dibawakan selama prosesi Jalan Salib berlangsung.
Pukul 10:05, prosesi Jalan Salib telah selesai dilakukan, dan para peserta Ziarek segera memenuhi ruangan Gereja Katolik Kristus Sang Penabur untuk mengikuti Misa Ekaristi yang akan dipersembahkan oleh Pastor Handi pada pukul 10:15.
Pukul 12:00, setelah mengikuti misa dan berfoto bersama di depan Gua Maria Subang, Rombongan kami melanjutkan perjalanan menuju Taman Strawberry untuk makan siang bersama. Suasana sejuk di tengah perkebunan strawberry, membuat makan siang kami dengan menu daging empal, ikan asin, pete goreng, perkedel jagung, karedok dan sayur asem semakin lahap apalagi setelah makan siang, segelas juice strawberry murni menemani kami melegakan dahaga.... hmmm... sungguh menyegarkan.
Setelah Makan siang, kami melanjutkan perjalanan menuju Gereja Maria Bunda Karmel (St. Maria Fatima) di Lembang. Acara doa kali ini memang dibuat personal, jadi para peserta Ziarek masing-masing melakukan doa pribadi di depan Gua Maria Lembang.
Selepas dari Lembang, perjalanan Ziarah kami telah selesai. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan "rekreasi" menuju Bandung untuk belanja oleh-oleh, kue dan jajan makanan kecil :-)
Pukul 18:30 tepat, kami sudah berkumpul kembali di meeting point bus di Dago, tepatnya di depan FO Grande, dan kami bersiap-siap pulang menuju Alam Sutera kembali. Saat peserta sdh kumpul semua di Bus, makan malam berupa paket Hoka-Hoka Bento di bagikan kepada tiap peserta, dan bus langsung berjalan menuju TOL Purbalenyi untuk selanjutnya mengantar kami ke Alam Sutera.
Puji Tuhan, perjalanan yang cukup lancar membawa kami tiba di Gerbang Sutera Intan tepat Pukul 21:30, saatnya berpisah setelah seharian melakukan perjalanan bersama. Kamipun bersalaman satu dengan yang lainnya, mengemasi barang bawaan dan oleh-oleh
kami dan turun dari bus, berjalan kaki menuju rumah kami masing-masing.
Kami dari pengurus Lingkungan St. Maria de Lourdes, mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas partisipasi dari para peserta Ziarek dan juga permohonan maaf bila dalam kegiatan Ziarek ini masih banyak kekurangan yang terjadi disana-sini.
Ucapan terima kasih secara khusus juga Pengurus Lingkungan berikan kepada Keluarga Bapak Arie Emanuel, warga Sutera Kirana (beliau sedianya akan mengikuti Ziarek ini, namun harus dibatalkan karena satu dan lain hal) karena telah menyumbangkan Satu (1) buah Spanduk berukuran 60 x 200 cm yang kemudian kami gunakan dalam setiap kesempatan acara Foto bersama.

Semoga kesempatan seperti ini akan dapat berulang pada masa-masa mendatang dan kembali kita merasakan kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar Lingkungan St. Maria de Lourdes di lain waktu.
Tuhan Memberkati,
GP
0 comments:
Posting Komentar